PENGEMBANGAN DAN VALIDASI MEDIA INTERAKTIF DONBO SEBAGAI MEDIA EDUKASI SEKSUAL BAGI ANAK USIA DINI
DOI:
https://doi.org/10.53800/8z1at182Keywords:
physical safety education, child sexual violence, DONBO interactive media, descriptive qualitative, prevention of sexual violence, edukasi keselamatan tubuh, kekerasan seksual anak, media interaktif DONBO, deskriptif kualitatif, pencegahan kekerasan seksualAbstract
Abstract
Sexual violence against children remains a serious issue, necessitating educational efforts that instill an understanding of body safety and personal boundaries from an early age. However, the availability of learning media specifically designed to help parents introduce these concepts to children is still limited. This study aims to develop and evaluate the interactive DONBO media as a means of educating children about body safety and personal boundaries from an early age to support the prevention of sexual violence. The study used a qualitative descriptive method involving two groups of informants: a user group consisting of six parents and six children, and an expert group consisting of a psychologist and an educational technology expert. Data were collected through interviews and expert validation to assess the suitability of the material, ease of use, and educational value of the developed media. The results showed that the interactive DONBO media was deemed feasible and appropriate for use as a learning tool to introduce body parts, body functions, and the concept of personal boundaries to young children. The interactive and child-friendly design helps improve communication between parents and children in understanding private body parts and the importance of protecting oneself from inappropriate touch. This study contributes by presenting innovative educational media that supports efforts to prevent sexual violence by strengthening body safety education from an early age. Further research is recommended to test the effectiveness of DONBO media on a wider sample using an experimental design.
Abstrak
Kekerasan seksual terhadap anak masih menjadi permasalahan yang memerlukan perhatian serius, sehingga diperlukan upaya edukatif yang mampu menanamkan pemahaman tentang keselamatan tubuh dan batasan diri sejak usia dini. Namun, ketersediaan media pembelajaran yang dirancang khusus untuk membantu orang tua mengenalkan konsep tersebut kepada anak masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi media interaktif DONBO sebagai sarana edukasi keselamatan tubuh bagi anak usia dini untuk mendukung pencegahan kekerasan seksual. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan dua kelompok informan, yaitu kelompok pengguna yang terdiri atas enam orang tua dan enam anak, serta kelompok ahli yang terdiri atas seorang psikolog dan seorang ahli teknologi pendidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara dan validasi ahli untuk menilai kesesuaian materi, kemudahan penggunaan, serta nilai edukatif media yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media interaktif DONBO dinilai layak dan sesuai digunakan sebagai sarana pembelajaran untuk mengenalkan bagian tubuh, fungsi tubuh, serta konsep batasan pribadi kepada anak usia dini. Desain yang interaktif dan ramah anak membantu meningkatkan komunikasi antara orang tua dan anak dalam memahami bagian tubuh yang bersifat pribadi serta pentingnya menjaga diri dari sentuhan yang tidak pantas. Penelitian ini berkontribusi dengan menghadirkan media edukasi inovatif yang mendukung upaya pencegahan kekerasan seksual melalui penguatan pendidikan keselamatan tubuh sejak dini. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitas media DONBO pada sampel yang lebih luas dengan menggunakan desain eksperimen.
Downloads
References
Anggraeni, N. (2023). Kepercayaan anak pada orang tua dalam pendidikan seksualitas. Jurnal Pendidikan dan Keluarga, 9(3), 33-39.
Anggraini, R. P. (2023). Visualisasi edukasi seksualitas untuk anak. Jurnal Teknologi Pendidikan, 7(2), 56-63.
Anissa, F. (2024). Perlindungan diri anak melalui pendidikan seksualitas. Jurnal Psikologi Perkembangan, 14(2), 112-120.
Arief, M. (2023). Upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak. Jurnal Sosial dan Humaniora, 11(2), 101-108.
Aulia, F. (2024). Anak di Era Teknologi. Al-Aulia. Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman, 10(2).
Dewi, A. &. (2024). Dialog terbuka tentang pendidikan seksualitas. Jurnal Pendidikan Keluarga, 10(1), 15-23.
Dewi, Y. &. (2023). Penerapan multimedia dalam edukasi. Jurnal Teknologi Pembelajaran, 5(1), 88-94.
Firmansyah, I. (2023). Peran orang tua dalam pembelajaran seksualitas. Jurnal Pendidikan Keluarga, 11(3), 39-45.
Fitriani, L. (2023). Konsep izin dan persetujuan pada pendidikan anak. Jurnal Pendidikan Dasar, 7(4), 70-76.
Handayani, P. &. (2023). Visualisasi dalam pendidikan seksualitas anak. Jurnal Teknologi Pendidikan, 6(1), 60-66.
Handayani, P. (2023). Normalisasi pembicaraan seksualitas pada anak. Jurnal Psikologi Pendidikan, 9(2), 50-58.
Imran, F. (2023). Membentuk kesadaran kekerasan seksual anak. Jurnal Sosial dan Keluarga, 14(1), 121-129.
Maria, L. (2024). Pembelajaran interaktif untuk anak. Jurnal Teknologi Pendidikan, 7(3), 50-57.
Marissa, V. (2024). Kesadaran privasi diri pada anak. Jurnal Psikologi Perkembangan, 12(3), 42-49.
Putra, A. (2023). Media edukasi seksual untuk anak. Jurnal Teknologi Pendidikan, 6(4), 22-29.
Putri, N. (2023). Kesadaran batasan tubuh anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, , 12(2), 50-57.
Rahmadani, L. (2024). Pencegahan rasa malu pada edukasi anak. Jurnal Psikologi Perkembangan, 15(1), 20-27.
Ramelan, S. (2024). Penggunaan modul interaktif dalam pendidikan anak. Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(1), 31-38.
Safitri, N. (2023). Perlindungan anak terhadap pelecehan seksual. Jurnal Pendidikan Anak, 10(3), 44-51.
Salmah, R. (2023). Akses modul edukasi seksualitas di masyarakat. Jurnal Pendidikan dan Masyarakat, 12(1), 23-30.
Sulastri, N. (2024). Dukungan orang tua dalam pendidikan tubuh anak. Jurnal Pendidikan Anak, 13(4), 70-77.
Sutanto, H. (2023). Media edukasi sebagai perantara pendidikan seksual. Jurnal Teknologi Pendidikan, 7(1), 34-41.
Yandra, T. (2024). Kesiapan Anak Mengikuti Pendidikan di Pesantren. Jurnal Pendidikan Anak, 13(2), 167-188.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












