https://wawasan.bdkjakarta.id/index.php/wawasan/issue/feed Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta 2022-06-29T00:00:00+07:00 Dra. Ika Berdiati, M.Pd. ikaberdiati@gmail.com Open Journal Systems <table> <tbody> <tr> <td width="45%"><img src="https://wawasan.bdkjakarta.id/public/site/images/admin/covera.jpg" alt="" width="235" height="253" /></td> <td align="justify"><strong>Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta</strong> (p-ISSN: <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1481184522&amp;1&amp;&amp;">2548-9232</a>, e-ISSN <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1612146785&amp;1&amp;&amp;">2775-3573</a>) is a six-month periodical journal published by Balai Diklat Keagamaan Jakarta, under the Ministry of Religious Affairs of The Republic of Indonesia. The journal is aimed to disseminate the results of research/study on approaches, models, strategies, methods, media, learning innovations and development of teaching materials that improving the quality of training for educational and religious affair. Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai DIklat Keagamaan Jakarta was first published in printed form in 2013. It is published frequently twice a year, in June and December. In 2019 this journal is published twice a year with Open Journal System (OJS).</td> </tr> </tbody> </table> https://wawasan.bdkjakarta.id/index.php/wawasan/article/view/121 PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGUASAAN KONSEP MATEMATIS DENGAN MODUL BERBASIS NUMERASI 2022-04-28T10:56:38+07:00 Erna Sari Agusta ernaliterasi28@gmail.com <p style="font-weight: 400;"><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p style="font-weight: 400;"><em>This study aims to describe how to apply a numeration-based module to improve mathematics concept mastery in distance learning during the COVID-19 Pandemic at MTsN 20 Jakarta. This Classroom Action Research (CAR) was conducted on July 22 to August 12, 2021, for 2 cycles on the concept of Number and Sequence Patterns. Each cycle consists of planning, acting, observing, and reflecting. Through the research, qualitative data was collected regarding the application of numeracy-based modules using observation, interviews and observational notes, and quantitative data on concept mastery test results. Qualitative data was processed using a four-step qualitative analysis method, namely data collection, data reduction, data presentation and conclusions, while quantitative data is processed using descriptive statistics. The results showed that the numeration-based module could be used as a media to improve the mastery of mathematical concepts. Assessment was conducted after using the media obtained an increase in the concept mastery score from an average of 63,90 to 77,19 and the percentage of student completeness from 53,125% to 81,25%. This study recommends to use numeration-based modules as a learning media to improve students' mastery of mathematical concepts.</em></p> <p style="font-weight: 400;"> </p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Abstrak</strong></p> <p style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan cara menerapkan modul berbasis numerasi untuk meningkatkan penguasaan konsep matematika pada pembelajaran jarak jauh di masa Pandemi Covid 19 MTsN 20 Jakarta. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan 22 Juli sampai dengan 12 Agustus 2021 sebanyak 2 siklus pada materi Pola Bilangan dan Barisan. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Melalui penelitian dikumpulkan data kualitatif mengenai penerapan modul berbasis numerasi menggunakan teknik observasi, wawancara dan catatan apangan; dan data kuantitatif hasil tes penguasaan konsep. Data kualitatif diolah menggunakan metode analisis kualitatif empat langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penyimpulan; sedangkan data kuantutatuf diolah menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul berbasis numerasi dapat digunakan sebagai mdedia untuk meningkatkan kemampuan penguasaan konsep matematiks. Hasil pengukuran setelah penggunaan media tersebut diperoleh peningkatan skor penguasaan konsep dari nilai rata-rata 63,90 menjadi 77,19 dan prosentase ketuntasan belajar siswa dari 53,125% menjadi 81,25%. Dengan hasil penelitian ini direkomendasikan penggunaan modul berbasis numerasi sebagai media pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan penguasaan konsep matematis siswa.</p> <p><br style="font-weight: 400;" /><br /></p> 2022-06-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta https://wawasan.bdkjakarta.id/index.php/wawasan/article/view/118 PERAN PESANTREN DALAM MEMBANGUN MORALITAS BANGSA MENUJU INDONESIA EMAS 2045 2022-03-09T17:50:45+07:00 Ahmad Sabiq ahmadfikrisabiq@gmail.com <p style="font-weight: 400;"><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p style="font-weight: 400;"><em>The purpose of this study is to formulate the role of pesantren in educating the millennials to become a generation that is ready to become the golden generation in 2045. This is a qualitative descriptive analysis method reserch. The data are secondary data obtained from various sources of journal articles, documents, and other relevant sources. The data were analyzed by descriptive methods to obtain a comprehensive understanding of the subject. The research finding describes that pesantren which is the oldest educational institution in Indonesia hopefully gives important contribution in building a golden generation. Due to the hope, there aret three mine roles of pesantren as follow: (1) Building independence attitude in the millennial to become independent citizen. (2) Teach millenail tobe role models and teacher; and (3) Improve nationaity and as part of their preparation to be patriotic citizen.</em></p> <p style="font-weight: 400;"><em> </em></p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Abstrak</strong></p> <p style="font-weight: 400;">Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan peran pesantren dalam membangun generasi millennial agar bisa menjadi generasi yang siap menjadi generasi emas 2045. Penelitian menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber artikel jurnal ilmiah, dokumen dan sumber lain yang relevan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang subjek penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pesantren yang merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia menjadi salah satu harapan agar bisa melahirkan generasi yang berkarakter dan bermoral. Selanjutnya, agar pesantren bisa melahirkan generasi emas, ada 3 hal yang harus diberikan kepada santri selama di pesantren, yaitu: (1) Kemandirian sebagai bekal untuk kehidupan kelas setelah keluar dari pesantren sehingga bisa eksis berdiri di tengah masyarakat; (2) Mendidik generasi millennial agar menjadi pigur/teladan teladan dan pendidik agama bagi masyarakat yang membutuhkan; dan (3) Mengajarkan wawasan kebangsaan agar siap dalam pembangunan kehidupan berbangsa dan bernegara setelah keluar dari pesantren.</p> <p><br style="font-weight: 400;" /><br /></p> 2022-06-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta https://wawasan.bdkjakarta.id/index.php/wawasan/article/view/131 PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSI PADA ANAK USIA DINI 2022-03-11T15:22:21+07:00 Nazia Nuril Fuadia sabdho.aw@gmail.com <p style="font-weight: 400;"><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p style="font-weight: 400;"><em>This study aims to describe the theory of social and emotional development of children so that child development is achieved optimally. This research uses literature study method. The data obtained were compiled, analyzed, and concluded to get a conclusion. The results of this study show that the development of social emotions is determined by two factors, namely internal factors, namely the human nature itself (humanistic theory) and external factors, namely the surrounding environment (Psychosocial theory). Children's social and emotional development is also obtained not only from the maturation process, but also from learning opportunities and responses from their environment. Social competence is determined by emotional competence. Children with good emotional intelligence tend to be socially competent individuals. Children who can control themselves and easily show affection to others will be easy to socialize with people around them. Therefore, the emotional and social devlopment of children develops well. so that they are ready for the next life.</em></p> <p style="font-weight: 400;"><strong><em> </em></strong></p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Abstrak</strong></p> <p style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teori perkembangan sosial dan emosi anak. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Data yang diperoleh dikompilasi, dianalisis, dan disimpulkan sehingga mendapatkan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini bahwa perkembangan emosi sosial ditentukan oleh dua faktor yaitu faktor internal yaitu bawaan manusia itu sendiri (teori humanistik) dan faktor eksternal yaitu lingkungan sekitar (teori Psikososial). Perkembangan sosial dan emosi anak juga diperoleh tidak hanya dari proses kematangan, melainkan diperoleh dari kesempatan belajar dan respon dari lingkungannya. Kompetensi sosial ditentukan oleh kompetensi emosi. Anak dengan kecerdasan emosi yang baik cenderung menjadi pribadi yang kompeten secara sosial. Anak yang dapat mengendalikan diri dan mudah menunjukkan kasih sayang kepada orang lain maka akan mudah bersosialisasi dengan orang disekitarnya. Oleh karena itu, perkembangan emosi dan sosial anak berkembang dengan baik sehingga memiliki kesiapan dalam kehidupan selanjutnya.</p> <p><br style="font-weight: 400;" /><br /></p> 2022-06-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta https://wawasan.bdkjakarta.id/index.php/wawasan/article/view/127 CHARLILI (MENCHARGE LILIN LITERASI) SAAT PANDEMI BERBUAH BUKU ANTOLOGI 2022-03-14T20:24:19+07:00 Wahyuni Budi Hastuti Sumarno wahyunibudi0210@gmail.com <p style="font-weight: 400;"><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p style="font-weight: 400;"><em>This study aims to describe literacy development strategies through writing culture to produce an anthology of short stories. The movement to write books with students is an effort to motivate students to write about their learning experiences during the pandemic. With the activity of writing books for students at MTs Negeri 34 Jakarta, it is hoped that it can increase the literacy movement of madrasa residents. The methodology used in this paper is descriptive qualitative by describing the mentoring activities in the project of making an anthology book. The activity of writing an anthology book with students is carried out in several stages, namely (1) the implementation stage in the form of providing understanding, motivation; (2) the implementation stage, students join the WhatsApp group, providing signs for writing distance learning experiences; (3) the completion stage in the form of activities sending manuscripts, editing manuscripts by each student, sending manuscripts to publishers, editing manuscripts sent from publishers, printing processes, promotions and responses from students after receiving their books. Writing books can give students flexibility in exploring their experiences, developing vocabulary, providing strengthening character education. So that the final result to be achieved is a project-based learning product, namely an anthology of short stories with an ISBN.</em></p> <p style="font-weight: 400;"><em> </em></p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Abstrak</strong></p> <p style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan stategi pengembangan literasi melalui budaya menulis untuk menghasilkan buku antologi cerpen. Gerakan menulis buku bersama siswa ini sebagai upaya untuk memotivasi siswa untuk menulis tentang pengalaman belajar selama pandemi. Dengan adanya kegiatan menulis buku, siswa di MTs Negeri 34 Jakarta diharapkan dapat meningkatkan gerakan literasi warga madrasah. Metodologi yang digunakan pada penulisan ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggambarkan kegiatan pendampingan pada proyek membuat buku antologi. Kegiatan menulis buku antologi bersama siswa dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu: (1) tahap pelaksanaan berupa kegiatan pemberian pemahaman, motivasi; (2) tahap pelaksanaan, siswa bergabung dalam grup <em>WhatsApp</em>, pemberian rambu-rambu penulisan pengalaman pembelajaran jarak jauh; (3) tahap penyelesaian berupa kegiatan pengiriman naskah, edit naskah oleh masing-masing siswa, pengiriman naskah ke penerbit, edit naskah yang dikirim dari penerbit, proses cetak, promosi dan tanggapan dari siswa setelah menerima buku hasil karya mereka. Menulis buku dapat memberikan keleluasan siswa dalam mengeksplor pengalamannya, mengembangkan perbendaraan kata, memberikan penguatan pendidikan karakter. Sehingga hasil akhir yang dicapai adalah sebuah produk pembelajaran berbasis proyek yaitu sebuat buku antologi cerpen ber-ISBN.</p> <p><br style="font-weight: 400;" /><br /></p> 2022-06-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta https://wawasan.bdkjakarta.id/index.php/wawasan/article/view/123 POTRET KONDISI JURNAL ILMIAH BERBASIS OPEN JOURNAL SYSTEM DI LINGKUNGAN LEMBAGA PELATIHAN BALITBANG DIKLAT KEMENTERIAN AGAMA 2022-03-08T15:25:18+07:00 Dedi Restendi restendidedi@gmail.com Ayi Nasrudin nasrudinayi@gmail.com <p style="font-weight: 400;"><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p style="font-weight: 400;"><em>There was a migration in periodic journals publishing from printed journals to the Open Journal System (OJS) at training institutions under the auspices of Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama in 2020. This study aims to determine the current condition of OJS in terms of accessibility, consistency, accreditation, and the number of articles published in year 2019 and 2020. Data collection was carried out through document review conducted by accessing and checking 17 OJS address sites for training institutions under the Ministry of Research and Development Agency. Religion. The results of the study explain that all training institutions have open scientific journal website addresses, 2 journals cannot be accessed, 15 journals have not been accredited, 11 journals have not been consistent in publishing and there has been an increase in the number of articles published.</em></p> <p style="font-weight: 400;"><em> </em></p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Abstrak</strong></p> <p style="font-weight: 400;">Tahun 2020 terjadi proses migrasi penerbitan jurnal ilmiah berkala dari jurnal tercetak menjadi <em>Open Journal System</em> (OJS) pada jurnal-jurnal ilmiah yang dikelola lembaga pelatihan di bawah naungan Badan Litbang Kementerian Agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi terkini dari OJS dari segi aksesibilitas, konsistensi, akreditas, dan jumlah artikel yang diterbitkan pada tahun 2019 dan 2020. Pengumpulan data dilakukan melalui telaah dokumen yang dilakukan dengan mengakses dan memeriksa 17 situs alamat OJS lembaga pelatihan di bawah Badan Litbang Kementerian Agama. Hasil penelitian menjelaskan bahwa semua lembaga pelatihan memiliki alamat <em>website</em> jurnal ilmiah terbuka, dua jurnal tidak dapat diakses, 15 jurnal belum terakreditasi, 11 jurnal belum konsisten dalam penerbitan dan terjadi peningkatan jumlah artikel yang diterbitkan dari tahun 2019 ke tahun 2020.</p> 2022-06-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta https://wawasan.bdkjakarta.id/index.php/wawasan/article/view/129 PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH BAGI GURU DENGAN METODE SYNCRONOUS DAN ASYNCRONOUS 2022-03-08T21:32:02+07:00 Jenri Ambarita jenriambarita7@gmail.com Ester Yuniati esteryuniati7@gmail.com <p style="font-weight: 400;"><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p style="font-weight: 400;"><em>This study aims to determine the increase in teacher knowledge and skills in writing scientific articles through training and mentoring activities. This research is a type of participatory action research with the steps of activities ranging from diagnostics, action plans, action tacking, evaluation and reflection. This activity involved 20 teachers of Christian religious education which was carried out remotely using synchronous and asynchronous methods. This activity will be held on 4 – 20 February 2022. The required data collection is carried out through theoretical studies, interviews, observation and document assessment. The data collected will be analyzed using qualitative descriptive analysis techniques. The results showed that the training and mentoring carried out with synchronous and asynchronous methods was able to improve the knowledge and skills of the participants in writing scientific articles. </em></p> <p style="font-weight: 400;"><em> </em></p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Abstrak</strong></p> <p style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam penulisan artikel ilmiah melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian <em>partisipatory action research</em> dengan langkah-langkah kegiatan mulai dari <em>diagnostic</em>, <em>action plan</em>, <em>action tacking</em>, evaluasi dan refleksi. Kegiatan ini melibatkan 20 orang guru pendidikan agama Kristen yang dilaksanakan secara jarak jauh dengan metode synchronous dan asynchronous. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 – 20 Februari 2022. Pengumpulan data yang dibutuhkan dilakukan melalui kajian teori, wawancara, observasi dan penilaian dokumen. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan yang dilaksanakan dengan metode <em>synchronous</em> dan <em>asynchronous</em> mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peserta dalam penulisan artikel ilmiah.</p> 2022-06-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta https://wawasan.bdkjakarta.id/index.php/wawasan/article/view/124 PENINGKATAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR ARITMETIKA DENGAN PENERAPAN MODEL 5E DENGAN MEDIA GF-eMODUL DI MAN 4 JAKARTA 2022-03-08T15:15:37+07:00 Novianti Mulyana noviantimulyana@gmail.com <p style="font-weight: 400;"><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p style="font-weight: 400;"><em>This Classroom Action Research aims to improve students' activities and learning outcomes in math online learning through the application of the 5E learning model using the GF-eModul in Grade X MAN 4 Jakarta. The target variables are the increase in the percentage of students who successfully submit assignments through the GF-e Module before end session; the increase in the percentage of students who get score above the passing grade; and and the increase in the percentage of students who obtained A predicate score. The study was conducted from January to March 2021 on arithmetic. The research used Kemmis and McTaggart's CAR which consisted of planning, implementation, observation, and reflection. Qualitative data were collected through observations, field notes, interviews, surveys, and journals. Meanwhile, quantitative data were collected through tests. Qualitative data is processed through coding, grouping, interpretation and presentation steps, and quantitative data is processed using descriptive statistics in the form of percentages. The study foud that the application of the 5E model with the GF-eModul increased the percentage the number of students who submit tasks before end sesiion by 50%, the percentage of students who got score above passing grade by 59%, and the percentage of students who got A predicate score by 49%.</em></p> <p style="font-weight: 400;"><strong> </strong></p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Abstrak</strong></p> <p style="font-weight: 400;">Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas dan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran daring melalui penerapan model pembelajaran 5E dengan media GF-eModul di kelas X IPA MAN 4 Jakarta. Variabel yang ingin disasar melalui penelitian ini adalah pertama peningkatan persentasi jumlah peserta didik yang berhasil mengirimkan tugas melalui GF-e Modul; kedua peningkatan persentasi peserta didik yang memperoleh skor di atas KKM; dan peningkatan persentasi jumlah peserta didik yang memperleh skor predikat A. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai Marer tahun 2021 pada materi aritmetika di kelas X 5 Madrasah Aliyah Negeri Jakarta. Penelitian menggunakan siklus PTK Kemmis dan Mctaggart yang terdiri dari 4 langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Data kualitatif dikumpulkan melalui pengamatan, catatan lapangan, wawancara, survey dan jurnal. Sedangkan data kuantitatif dikumpulkan melalui tes. Data kualitatif diolah menggunakan langkah pengkodean, pengelompokan, intrpretasi dan penyajian. Sedangkan data kuantitatif diolah menggunakan statistic deskriptif bentuk persentasi. Berdasakan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model 5E dengan media GF-eModul berhasil meningkatkan persentasi jumlah peserta didik yang menyerahkan hasil pekerjaannya pada periode jadwal jam pembelajaran sebesar 50%, presentase siswa dengan hasil belajar yang mencapai KKM sebesar 59%, dan persentase siswa yang mendapat skor predikat A meningkat sebesar 49%.</p> 2022-06-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta https://wawasan.bdkjakarta.id/index.php/wawasan/article/view/115 MENUMBUHKAN KARAKTER GEMAR MEMBACA MELALUI STRATEGI SAMISATE DAN SABUSOTO 2022-03-25T12:43:55+07:00 Yeti Supriati yetisupriatiahmad@gmail.com <p style="font-weight: 400;"><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p style="font-weight: 400;"><em>The distance between teachers and students during distance learning during the current Covid-19 pandemic makes it increasingly difficult to cultivate character. Teachers must have tips and tricks to insert efforts to cultivate student character on the sidelines of learning. </em><em>This study aims to comprehensively describe the cultivation of a character who likes to read during distance/online learning that the author uses the SAMISATE (One Week One Theme) and SABUSOTO (One Month One Character) method. This study uses a descriptive qualitative research design with data collection techniques from 124 students, covering students' responses to reading assignments and their learning outcomes in Indonesian subjects for two semesters. The results showed that the SAMISATE and SABUSOTO methods had an impact on increasing students' active participation in reading activities as evidenced by the increasing number of students who submitted reports on their reading results to the teacher, reaching 95% of the total number of students. In addition, it also has an impact on increasing Indonesian language learning outcomes in semester tests which reach an average of 90 compared to the previous semester's score of 83. This is because the increase in reading habits has an impact on increasing students' literacy competence which is closely related to the ability to understand </em><em>exam </em><em>question. The research findings indicate that the SAMISATE and SABUSOTO methods can be used to instill the character of reading fondness in students.</em></p> <p style="font-weight: 400;"> </p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Abstrak</strong></p> <p style="font-weight: 400;">Berjaraknya antara guru dan siswa ketika pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid-19 sekarang ini membuat semakin sulitnya penanaman karakter. Guru harus memiliki tips dan trik untuk menyisipkan upaya penanaman karakter siswa di sela-sela pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif mengenai penanaman karakter gemar membaca saat pembelajaran jarak jauhdaring yang penulis lakukan dengan menggunakan strategi SAMISATE (Satu Minggu Satu Tema) dan SABUSOTO (Satu Bulan Satu Orang Tokoh). Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dari 124 siswa, meliputi respon siswa terhadap tugas membaca dan hasil belajar mereka dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia selama satu semester. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ini berdampak pada meningkatnya partisipasi aktif siswa dalam kegiatan membaca. Selain itu juga berdampak pada peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia pada ulangan harian dan ulangan semester. Kompetensi siswa dalam menulis pun meningkat. Temuan penelitian mengindikasikan strategi SAMISATE dan SABUSOTO dapat digunakan untuk menanamkan karakter gemar membaca pada siswa.</p> 2022-06-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta https://wawasan.bdkjakarta.id/index.php/wawasan/article/view/112 KUALITAS PELAYANAN PADA UPT ASRAMA HAJI EMBARKASI BEKASI 2022-03-10T18:49:30+07:00 Rafrianika Rafrianika rafrianika@gmail.com <p style="font-weight: 400;"><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p style="font-weight: 400;"><em>This survey aims to measure the customer satisfaction index on UPT Asrama Haji Embarkasi Bekasi. The survey involved 50 respondents who were randomly selected from the customer catalog and receipts. The survey instrument was distributed through social media in 2021. The instrument used was a 4-scale questionnaire containing 9 aspects with 27 sub-aspects stated in 1 item each. The instrument is translated from the Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 20217. The data was analyzed through descriptive statistical analysis technique. Based on the survey results obtained a satisfaction index of 80</em><em>,</em><em>33 with GOOD qualifications.</em></p> <p style="font-weight: 400;"><strong> </strong></p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Abstrak</strong></p> <p style="font-weight: 400;">Penelitian survei ini bertujuan untuk mengukur indeks kepuasan pelanggan pada layanan embarkasi haji di UPT Asrama Haji Embarkasi Haji Bekasi. Survei melibatkan 50 responden yang ditentukan secara acak dari buku tamu dan kuitansi layanan haji. Instrumen survey disebar nelalui media sosial tahun 2021. Instrumen yang digunakan adalah angket skala empat yang memuat sembilan aspek dengan 27 sub aspek yang dinyatakan masing-masing dalam satu item. Instrumen dijabarkan dari Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 20217. Dalam penelitian ini, teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistik deskriptif berupa persentase dan rata-rata. Berdasarkan hasil survei diperoleh indeks kepuasan sebesar 80,33 dengan kualifikasi BAIK.</p> 2022-06-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta